Foto : Sekda Ponorogo Sebut Pentingnya Orang Di Balik Senjata Saat Pelatihan Kepemimpinan Administrator, Minggu (11/10/2026). 

PONOROGO I gondoeido.id - REKOR jumlah peserta tercatat dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di Ponorogo. Sebanyak 45 pejabat mengikuti PKA Angkatan VIII Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jumlah itu menjadi yang terbanyak sepanjang pelaksanaan PKA di Ponorogo.


Puluhan pejabat setara eselon III itu mengikuti pembukaan PKA di Hol Tlogorejo 1 Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponlrogo, Minggu (11/10/2026). Mereka terdiri dari kepala bidang, sekretaris dinas atau badan, hingga kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto menyebut rekor jumlah peserta itu menjadi momentum penting bagi Pemkab Ponorogo untuk semakin memperhatikan pengembangan sumber daya manusia (SDM). “Man behind the gun (orang di balik senjata, Red) itu sangat penting,” kata Ugin –sapaan Sekda Agus Sugiarto.


Ugin merasa perlu menekankan ungkapan yang bermakna bahwa secanggih apa pun peralatan atau teknologi yang digunakan, hasil maksimal hanya bisa dicapai jika dioperasikan oleh operator yang kompeten. Karena itu, pembangunan daerah harus diimbangi dengan kesiapan SDM yang mampu merencanakan dan mengelola hasil pembangunan. “Pembangunan fisik tanpa didukung pengetahuan dan pengalaman aparatur tidak akan berjalan optimal,” terangnya.

Pun, Ugin menyebut fakta integritas yang telah disampaikan sebelumnya menjadi modal peserta dalam mengikuti diklat. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, peserta juga perlu membangun kerja sama selama mengikuti PKA. “Yang pertama adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kemudian kerja sama,” ujarnya.


Menurut dia, diklat juga menjadi kesempatan untuk memperluas pengalaman sekaligus membuka ruang kerja sama dan persaudaraan. “Bapak dan ibu di sini untuk meningkatkan kerja sama. Dengan diklat membuka ruang-ruang persaudaraan. Jadi ini adalah momen penting,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pengajaran dan Kompetensi BPSDM Provinsi Jawa Timur Heru Chaerussalah menyebut pejabat administrator memiliki posisi strategis dalam menggerakkan organisasi. “Eselon III ini sangat strategis. Karena itu, kita ingin membentuk pemimpin yang memiliki kepemimpinan kinerja,” jelasnya.

Kata Heru, kepemimpinan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Pemimpin juga harus inovatif dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik. Dia berharap 45 peserta PKA mampu membawa gagasan baru ke perangkat daerah masing-masing. Aksi Perubahan yang dilakukan selama pelatihan juga diharapkan tidak berhenti sebagai tugas diklat, tetapi benar-benar memberikan perubahan bagi organisasi dan pelayanan masyarakat.

“Reformasi birokrasi bukan hanya soal instrumen teknis, tetapi bagaimana terjadi transformasi. Kami berharap peserta mampu menghasilkan inovasi baru, lebih cepat, dan memberikan perubahan yang signifikan,” pungkasnya.

Hal itu sejalan dengan rencana BKPSDM Ponorogo yang akan menggunakan manajemen talenta dalam rotasi dan mutasi ASN. Plt Kepala BKPSDM Ponorogo Harjono mengatakan, peserta tidak perlu kaget jika ke depan mendapat perpindahan tugas. “Nanti kalau sering dipindah jangan kaget. Karena manajemen ASN itu maksimal lima tahun harus dipindah,” ujarnya.

Harjono menjelaskan, PKA Angkatan VIII berlangsung 7 September hingga 23 Desember 2026 dengan pola blended learning. Pelaksanaannya meliputi pembelajaran mandiri, e-learning, hingga pembelajaran klasikal. “Adapun agenda yang diberikan mencakup Kepemimpinan Pancasila dan Nasionalisme, Kepemimpinan Kinerja, Manajemen Kinerja, serta Aktualisasi Kepemimpinan,” terangnya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi smart governance sebagai kelompok dasar serta mata pelatihan pilihan yang mendukung aktualisasi kepemimpinan. Tahap klasikal pertama berlangsung 8–26 Oktober di Ngebel. Setelah itu, peserta kembali ke perangkat daerah masing-masing untuk menjalankan Aksi Perubahan sebelum mengikuti tahap klasikal kedua pada 19–23 Desember.

Reporter : Media Center.